Tampilkan postingan dengan label Aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aceh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juni 2011

4 Pilihan Hidangan Nikmat dari Banda Aceh (2)

Martabak merupakan makanan yang digemari masyarakat indonesia pada khususnya, martabak juga ada di luar negeri. Beragam martabak dengan ciri khas dan bahan khas tentu saja membuat cita rasa yang berbeda. Kali ini adalah martabak khas dari daerah Aceh. Mari kita ikuti liputan berikut ini:

Oleh Isyana Artharini
Bagian kedua dari tulisan tentang beberapa tempat yang menawarkan petualangan makanan di Banda Aceh bagi Anda:

Martabak Ayah (Jl TWK Mohd Daudsyah-Banda Aceh)
Dalam pembuatan martabak yang umum, biasanya “kulitnya” yang lebar akan dibentangkan di atas penggorengan. Lalu dituangi campuran telur, sayuran dan daging. Tetapi martabak aceh punya cara masak yang berbeda. Canai, atau kulitnya, akan terletak justru di dalam martabak.

Pertama-tama memang adonan kulit ditaruh di atas penggorengan, lalu dituangi adonan telur dan sayur. Menjelang matang, martabak dibalik, lalu dituangi adonan telur lagi di sisi yang lain. Adonan telur akan ditambahkan bolak-balik pada martabak di penggorengan. Ketika matang di satu sisi, ditambah telur lagi. Begitu terus sampai seluruhnya matang. Hasilnya, kulit martabak pun akan terbenam di dalam campuran telur.
SWORD:ServiceBooks
Sayuran yang masuk dalam adonan adalah daun bawang, kol, ditambah merica, garam dan cabai. Kemudian, acar bawang merah akan menemani martabak. Berdiri 30 tahun yang lalu, canai Martabak Ayah ini sudah dibawa hingga ke Taiwan.

Jalan TWK Mohd Daudsyah sendiri bisa menjadi objek wisata: di jalan ini berderet kios pangkas rambut — sebuah profesi yang dijalani secara turun-temurun.

Mi Aceh Razali (Jl TP Polem No 83, Peunayong-Banda Aceh)
Kalau Kopi Solong adalah tempat wajib untuk merasakan kopi aceh, Mi Aceh Razali adalah tempatnya menikmati mi aceh.
 

Jika Anda tidak alergi kepiting, cobalah memesan mi kepiting di tempat makan ini. Kepiting yang hadir di campuran mie tidak sekadar basa-basi. Daging kepitingnya masih terasa manis. Bercampur dengan asam pedasnya kuah mi, Razali adalah penutup yang memuaskan bagi petualangan hidangan kuliner Anda di Banda Aceh.
Makan Lagi Biar Kenyang...

Senin, 30 Mei 2011

4 Pilihan Hidangan Nikmat dari Banda Aceh (1)

Kenikmatan makanan khas tidak akan hilang walaupun diterjang ombak dan badai tsunami. Tempat kuliner yang telah hilang muncul kembali dengan gaya dan khas tersendiri. Bagi anda penikmat dan petualang makanan berikut ini adalah tempat-tempat kuliner yang ada di banda aceh yang akan memberikan kepuasan lidah anda. Akhir kata editor mengucapkan selamat berburu makanan:

Oleh Isyana Artharini

Banda Aceh muncul sebagai kota baru setelah menjalani rekonstruksi yang memulihkan wajah kota setelah terkena tsunami. Dilengkapi dengan bandara yang apik, Banda Aceh bisa jadi titik awal Anda dalam menjelajahi berbagai tujuan wisata di provinsi paling barat di Indonesia ini. Yang banyak ditawarkan kota ini adalah makanan — mulai dari nasi dan lauk-pauk khas Aceh, martabak, minum kopi sore hari, sampai makan malam mi aceh.

Berikut ini adalah bagian pertama dari dua tulisan tentang beberapa tempat yang menawarkan petualangan makanan bagi Anda:

Warung Nasi Hasan (Jl Malahayati, Krueng Raya-Banda Aceh)
Pak Hasan telah berjualan kari kambing khas Aceh selama 23 tahun di lima tempat berbeda. Sejak dua tahun lalu dia memiliki warung nasi permanen (yang lebih tampak seperti restoran di rumah panggung). Ketika tsunami, kawasan tempat warungnya berdiri ini tersapu habis.

Warung nasi Pak Hasan menyediakan ayam tangkap, ayam panas (modifikasi tak sengaja dari ayam direndam bumbu gulai, lalu digoreng dan disajikan panas-panas), kari kambing andalan yang dimasak dengan tungku bata raksasa, serta ikan kayu. Ayam tangkap jadi hidangan populer sejak kedatangan para relawan ke Aceh pada masa rekonstruksi.

Pak Hasan mengatakan, ikan paya adalah salah satu hidangan Aceh yang khas. Olahan ikan tongkol ini direbus lalu dikeringkan selama seminggu. Hasilnya bisa bertahan sampai dua tahun. Dalam penyajiannya, ikan ini dicampur asam kunti (belimbing muda yang dijemur) dan cabai rawit. Saking tahan lamanya, orang-orang tua Aceh yang pergi haji pada masa lalu membawa ikan paya sebagai bekal.

Yang khas juga dari warung nasi Pak Hasan ini adalah pliek'u, semacam campuran kulit lembu, daun melinjo, santan, cabai hijau, bawang dengan parutan kelapa yang sudah diperas santannya. Kadang-kadang, pliek'u ditambah juga dengan udang.

Ayam tangkap berharga paling mahal di warung ini (Rp 50 ribu), sementara masakan lainnya berkisar antara Rp 7-15 ribu. Jika Anda datang ke sini, jangan lupa mencoba udang besar yang tersedia.

Kopi Solong/Solong Coffee (Ulee Kareng-Banda Aceh)
Berdiri sejak 1974, inilah salah satu dedengkot warung kopi di Aceh yang tersohor. Sesaplah kopi sanger (semacam kopi susu) dan akan jelas alasan Kopi Solong begitu terkenal. Betul-betul kental dan lezat. Segelas sanger dijual seharga Rp 7 ribu sementara kopi hitam biasa Rp 4 ribu.

Yang tak kalah lezat dari kopi-kopi di warung ini adalah camilannya. Ada roti jala yang digulung dan diisi dengan durian legit! Anda juga bisa memilih bulukat, semacam puding tradisional dua lapis (satu lapis ketan putih, lainnya kuning telur dan srikaya). Kopi lezat dan camilan legit adalah dua hal yang membuat sore Anda bertambah indah.

Makan Lagi Biar Kenyang...

Jumat, 20 Mei 2011

Masakan Khas Aceh : Cumi Masak

CUMI MASAK ACEH
1. CUMI PHEP

BAHAN
- Cumi 1 kg
- Asam jawa 1 cm
- Daun kari (temurui) 2 tangkai
- Garam secukupnya

BAHAN GILING :
- Bawang merah 3 siung
- Bawang putih 1 siung
- Asam sunti 10 buah
- Cabe rawit 20 buah (boleh dikurangi kalau tidak suka pedas)
- Cabe merah 2 buah
- Kunyit ½ sendok makan
TelcoMgr | Telecommunications Expense Management
BAHAN RAJANG :
- Bawang merah 3 siung
- Cabe hijau 10 buah
- Daun bawang pre sedikit
- Tomat ½ buah

CARA MEMBUAT :
- Cumi dipotong menjadi dua bagian ditambahkan air asam jawa dan garam diamkan selama lebih kurang 15 menit.
- Cumi tersebut kemudian dicampur dengan bumbu giling.
- Kemudian tumis campuran tersebut.
- Kemudian tambahkan bahan rajang dan temurui.
- Masak sampai cumi empuk.
- Selamat mencoba.

2. CUMI KECAP

BAHAN
- Cumi 1 kg
- Bawang merah 5 siung
- Bawang putih 3 siung
- Cabe merah 15 buah
- Tomat 1 buah
- Halia 1 cm
- Daun salam 2 lembar
- Asam jawa 1 cm
- Jeruk nipis 1 buah
- Kecap manis dan kecap asin.
- Garam secukupnya.

CARA MEMBUATNYA :
- Cumi dicampur dengan garam, daun salam, air asam jawa, air jeruk nipis direbus sampai airnya kering.
- Kemudian bumbu-bumbu yang lain dirajang.
- Cumi rebus ditambah bumbu rajang ditumis.
- Setelah berbau harum tambahkan kecap manis dan kecap asin sesuai selera.
- Selamat mencoba.

3. CUMI GORENG

BAHAN
- Cumi 1 kg
- Bawang merah 10 siung
- Bawang putih 3 siung
- Bawang pre 1 batang
- Cabe merah 10 buah
- Cabe hijau 10 buah
- Tomat 1 buah
- Halia 1 cm
- Daun salam 2 lembar
- Asam jawa 1 cm
- Jeruk nipis 1 buah
- Garam secukupnya.

CARA MEMBUAT :
- Cumi dipotong menjadi dua bagian ditambahkan air asam jawa, jeruk nipis dan garam garam diamkan selama lebih kurang 15 menit.
- Rajang semua bumbu di atas.
- Cumi ditambah bumbu rajang ditumis.
- Kemudian tambahkan daun salam.
- Masak sampai cumi empuk.
- Selamat mencoba. 

Makan Lagi Biar Kenyang...

blog sponsored by: